Step By Step Bagaimana Membangun Digital Branding Yang Kuat

by

Sebagian besar pebisnis mengetahui apa itu branding, dan mengapa itu penting. Jika Anda masih kurang yakin tentang apa dan mengapa pentingnya Branding, silakan membaca artikel saya sebelumnya. Klik: Mengapa Branding Sangat Penting?

Nah setelah membaca artikel saya sebelumnya dari link di atas, sekarang Anda mengetahui manfaat Branding. Namun sekarang Anda jadi bertanya-tanya bagaimana membuat Brand yang baik. Yang menarik dan mudah dipahami calon pelanggan Anda. Dan yang paling penting adalah bagaimana menjadikan Brand Anda Branded. Bagaimana Brand Anda ada di dalam pikiran bawah sadar pelanggan maupun calon pelanggan Anda.

Seperti jika Anda mendengar kata mie ayam, mungkin yang muncul di benak Anda ada beberapa penjual mie ayam, diantaranya adalah Bakmie GM. Manakala telinga Anda baru mendengar kata ayam goreng, pikiran Anda langsung melayang ke KFC. Demikian juga manakala Anda mendengar kata tas, beberapa Brand muncul, LV, Hermes dan lain-lain. Itulah kekuatan Branded.

Bagaimana jika menjual produk tanpa memiliki Brand terlebih dulu, apakah salah? Tentu tidak ada yang salah. Yang menjadi soal bukan salah atau benar, namun apakah akan mencapai efektif dan efisien atau tidak. Jika belum memiliki Brand sudah gencar jualan dan mulai laku, akan kurang efektif dan hasil yang berlipat jika dibandingkan jualan yang sudah memiliki Brand. Meskipun Brand itu baru.

Karena Anda hanya jualan produk tapi tidak membangun Brand. Bagaimana akan bisa berkesinambungan dan Branded? Mana mungkin Branded tanpa Branding?

Kerugian Menjual Produk Tanpa Membangun Brand Terlebih Dulu

Beberapa minggu yang lalu saya bertemu dengan seorang muda yang membuka usaha pembuatan kaos. Designnya cukup menarik dan mengkhususkan bahan 100% katun.

Saya amati design-design kaosnya memang menarik. Banyak orang juga bilang demikian. Juga bahan-bahannya yang 100% katun sehingga akan nyaman dipakai serta cepat menyerap keringat dan kering. Sehingga cocok dipakai diberbagai situasi, terutama di situasi yang panas dan gerah.

Anak muda ini bercerita bahwa sistem marketingnya sudah menggunakan sistem digital, yaitu dengan bekerja sama dengan hampir semua market place di Indonesia. Sebut saja Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, Sophee dan yang lainya. Packagingnya beda dengan yang lain, malah kelihatan lain daripada yang lain. Anak muda ini cukup yakin akan banyak laku dan disukai orang.

Dia memberikan satu packaging dari carton bergambar, berbentuk bumbung namun tidak bulat, melainkan bumbung segi enam dengan gambar berdesaign elegant kepada saya. Saya menerimanya kemudian mengamati, packagingnya kemudian membuka kaosnya. Membolak-mbalik baik packaging dan kaosnya. Anak muda itu bertanya,nyari apa nya Mas? Saya mencari Brand nya. Ternyata yang saya temukan baik di kasos mapun packagingnya hanyalah logo. Bukan Brand.

Saya bertanya singkat, sudah membuat Brand? Dijawabnya, apa itu Brand Mas? Kemudian saya jelaskan singkat apa itu Branding dan mengapa penting. Apalagi membuat Digital Branding di jaman now ini, sangat penting. Dijawabnya belum, karena menurutnya yang penting jualan dulu di market place karena cepat laku.

Saya (S): Kalo sudah laku dan terdeliver, dan pembeli Anda suka, kemudian ingin membeli lagi. Bagaimana cara dia menghubungi Anda?

Anak Muda (AM): Dia jawab, ya mereka searching lagi di market place dengan kata kunci maupun tagar”.

S: Apakah itu mudah mereka lakukan dan cepat menemukan listing Anda di market place?

AM: Oh iya..ya…karena yang menjual dengan kata kunci atau tagar saya ini, “kaos”. Banyak sekali di market place.,,,, Tapi saya sudah menuliskan nomer tilpon saya di packaging Mas.

S: Ok, bagus. Kalau mereka nanya produknya apa saja dan design-design lainya seperti apa. Bagaimana Mas?

AM: Ya saya coba jelasin by tilpon Mas?

S: Apakah itu efektif dan efisien? Apakah mereka mudah mengerti dan memahami apa yang Mas jelaskan melalui tilpon?

AM: Oh iya…ya. Tapikan saya bisa mengirimkan email setalah meminta alamat emailnya?

S: Apakah itu efisien? Artinya, jika setiap orang meminta itu, kemudian Anda mengirimkan email satu-persatu? Bagaimana kalau Anda pas lagi sibuk saat itu dan pengiriman email tertunda bahkan sampai besoknya. Apakah tidak keburu “masuk angin” dan beralih order ke orang lain?

AM: hmmmm iya juga ya…

S: Bagaimana jika dari sisi Anda yang pro aktif. Artinya Anda mungkin membuat sesuatu atau produk yang baru. Dan ingin memberitahukan kepada orang-orang yang sudah membeli produk Anda sebelumnya. Apakah Anda dengan mudah, efektif dan efisien mengkomunikasikan produk baru, event-event maupun apapun yang sedang Anda lakukan ke konsumen Anda?

AM: Wah iya…ya…saya tidak memiliki kontak mereka.

S: Iya betul, yang memiliki kontak pelanggan Anda adalah market place. Mereka yang punya database pelanggan Anda. Sehingga market place itu bisa menghubungi dan menawarkan produk-produk lain kepada pembeli Anda, dan sangat mungkin bukan produk Anda, bisa jadi produk pesaing Anda. Jika demikian Anda hanya penjual produk dan mendapatkan uang saja. Repeat order akan kecil.

Ini akan kurang efektif, apalagi kalau melihat research dan statistic. Bahwa menjual produk kepada orang yang pernah membeli produk Anda adalah 15 kali lebih mudah dibanding Anda menjual kapada orang baru (yang belum pernah membeli dari Anda). Juga biaya untuk mengakuisisi pelanggan baru adalah 6 kali lebih besar daripada mempertahankan pelanggan lama.

AM: Oh…gitu ya Mas. Bagaimana sebaiknya ya Mas? Bagaimana cara membuat Branding yang baik Mas.

S: Dalam era digital seperti sekarang ini, lebih dimudahkan membangun Brand dan memperkenalkanya kepada banyak orang melalui digital. Inilah yang saya sebut Digital Branding. Anda harus membuat Website, Blog atau Fanpage tempat dimana kantor bisnis Anda. Tempat dimana Anda tinggal menempatkan semua aktivitas bisnis Anda ( Brand Anda). Logo, produk, event-event, testimoni, tentang bisnis Anda dengan lebih efisien. Anda cukup sekali membuat dan mengupdatenya, dan dengan mudah, cepat dan efisien menjadikan media komunikasi ke banyak orang tanpa berbusa-busa menjelaskan satu persatu berulang-ulang.

Anda juga bisa tulis alamat web site Anda baik di kaos bagian dalamnya, maupun di packaging Anda. Sehingga mereka yang sudah membeli dengan mudah bisa menghubungi Anda kembali tanpa melewati market place maupun media iklan yang lebih sulit untuk menemukan Anda kembali. Maupun mereka bisa mudah mereferensikan produk dan bisnis Anda, cukup mereka menginformasikan alamat web Anda ke teman-teman meraka. Bagaimana?

AM: Wow…sangat powerful dan efisien ya Mas? Terus-terus, bagaimana cara membangun Brand dari awal?

7 Langkah Bagaimana Membangun Brand Kuat yang Jelas, Ringkas dan Menarik

Brand mencakup semua yang Anda lakukan dalam bisnis Anda, baik tangible maupun yang intangible. Mulai dari logo, produk, jasa, memasarkan, menjual, berkomunikasi, melakukan customer servis dan semua aktivitas bisnis memengaruhi Branding Anda.

Pertama-tama Anda harus jelas betul dan paham mengenai 7 langkah memulai membangun Brand. Anda harus paham, siapa customer Anda, apa yang mereka inginkan, problem yang mereka miliki dan menjadi kendala mereka meraih keinginkan mereka. Kemudian siapa diri Anda dalam hal apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu customer Anda mencapai apa yang diinginkannya. Apa visi,misi, product dan solusi yang Anda miliki. Apa akibat jika customer tidak memakai produk/solusi Anda dan apa yang akan terjadi jika customer Anda memakai produk/solusi Anda. Manfaat apa yang mereka dapatkan?

Seperti apa detail langkah-langkahnya, mari kita simak:

  1. Siapa customer Anda?
    Tuliskanlah siapa customer Anda. Ini adalah target market Anda. Siapa saja yang memiliki permasalahan dimana bisnis dan produk Anda merupakan solusinya. Dalam bisnis, hal yang paling penting adalah adanya pembeli, clients atau customer. Jika mereka tidak jelas untuk Anda, maka bagaimana Bisnis Anda akan bisa bertahan?
  2. Apa yang mereka inginkan
    Tuliskanlah apa saja yang mereka inginkan. Buatlah daftar keinginan-keinginan calon customer Anda. Kemudian pilihlah beberapa highest first nya. Prioritaskan dan urutkanlah dari peluang yang paling besar produk Anda bisa memenuhi keinginan mereka. Pilihlah 3 maksimal 4 keinginan-keinginan utama calon clients Anda dan komunikasikan ini kepada meraka. Jika komunikasi Anda baik, maka mereka akan berpersepsi Anda memahami keinginan-keinginan meraka. Kemudiam mereka akan timbul trust kepada Anda dan Bisnis Anda. Setelah mereka timbul trust maka Anda akan lebih mudah untuk menjual prosuk-produk Anda kepada mereka.
  3. Apa permasalahan mereka?
    Identifikasilah semua permasalahan yang calon customer Anda hadapi. Permasalahan apa saja yang menghalangi mereka untuk mencapai apa yang mereka inginkan pada point 2 di atas. Prosesnya sama dengan point no 2, prioritaskan dan urutkan permasalahan-permasalahan itu. Ambil 3 atau maksimal 4 untuk Anda komunikasikan kepada meraka.
    Mengkomunikasikan permasalahan dengan tepat akan menimbulkan kesan bahwa Anda mengerti dan paham permasalahan yang mereka hadapi. Dan otomatis dalam pikiran bawah sadarnya akan percaya Anda juga mempunyai solusinya. Jika seseorang menyadari Anda mengetahui permasalahannya, mereka percaya Anda juga memiliki solusinya. Dengan begini Anda akan lebih mudah untuk memnjual solusi Anda.
  4. Siapa Anda?
    Ada dua hal yang harus Anda komunikasikan tentang siapa Anda.
    Pertama, emphaty Anda akan permasalahan yang dihadapi calon customer Anda. Komunikasikan Anda mengerti dan memahami permasalan itu. Buatlah persepsi bahwa Anda adalah dipihak mereka.
    Akan lebih baik jika Anda pernah mengalami hal yang sama dan pernah menyelesaikan permasalahan itu. Atau kalau tidak secara langsung mengalaminya, Anda bisa mengkomunikasikan apa yang telah Anda alami berkenaan dengan permasalahan itu. Mungkin Anda pernah memberikan solusi untuk klien Anda, teman, atau saudara. Ini akan membuat calon pelanggan Anda mulai menyukai Anda.
    Kedua, authority akan kepemilikan solusi bagi permasalahan yang dimiliki calon customer Anda. Dengan mengkomunikasikan authority yang Anda miliki dengan benar, maka akan mulai muncul kepercayaan dari calon pelanggan Anda.
  5. Apa Visi-Misi-Product-Solusi Anda.
    Jika Anda menuliskan Kami adalah….kemudian disusul Visi:…..Misi:…..Product Kami:……………Ini akan jarang dibaca orang. Karena ini yang disebut komunikasi I centris, bukan customer centris. Sebaiknya kata-kata, Kami, Visi, Misi dan Product Kami sudah tidak muncul lagi di website maupun “about us” Anda. Tidak akan di baca orang.
    Tulislah itu semua dalam bentuk narasi dan storytelling yang menarik. Sehingga banyak orang akan membacanya. Khusus untuk produk, plan atau solusi yang Anda miliki disajikan dalam “bite size”, buatlah pembaca Anda langsung bisa mengerti solusi Anda “sekali gigit”. Misalnya dalam langkah 1,2,3….pecahlah menjadi kecil-kecil antara 3 dan maksimal 4 point/kategori product atau solusi.
  6. Gambaran mereka jika tidak memakai produk/solusi Anda
    Komunikasikan dengan jelas apa yang akan dialami calon pelanggan Anda jika tidak segera menerapkan solusi yang Anda tawarkan di atas dalam kata-kata yang mentriger emosional meraka, internal sense mereka. Satu kalimat saja, maksimal 2 kalimat.
  7. Manfaat jika mereka menggunakan produk/solusi Anda.
    Dan terakhir berikan gambaran jelas dan nyata apa yang akan dialami oleh calon pelanggan Anda jika mereka menggunakan solusi Anda. Gambaran akhir apa yang akan mereka alami setelah menggunakan solusi Anda di atas. Maksimal 2 kalimat saja. Jelas, Ringkas dan Menginfluence emosional.

Itu semua harus dituliskan dalam storytelling yang menarik. Beralur naik turun seperti scenario jalannya film box office. Inilah yang disebut Branscript dan tempatkan ini dalam website Anda di menu “About Us”. Ringkas ini menjadi 3 maksimal 4 kalimat menjadi yang dinamakan “Short Brandscript” dan tempatkan ini di bagian paling bawah “Home” website Anda.

Berikut ini contoh Branscript-content dari “About Us”.

“ Jika Anda seorang blogger, vlogger dan podcaster yang ingin meningkatkan traffic secara lebih murah. Atau Anda adalah seorang digital entrepreneur atau manager, jajaran executive korporasi perusahaan yang ingin sukses lebih cepat dengan biaya dan waktu lebih hemat.

Maka website ini tepat untuk Anda.

Dalam menjalankan bisnis digital, Anda mungkin menghadapi tantangan dan masalah seperti silih berganti, termasuk yang traffic tak kunjung bertambah. Sales Anda selalu impas dengan biaya iklan, tak jarang Anda malah rugi.

Banyak Sstrategi dan tindakan yang tidak membuahkan hasil maksimal menggerus rasa percaya diri Anda. Membuat frustasi yang berakibat pada potensi kegagalan, alih-alih sukses meraih mimpi.

Diam berarti semakin mendekati “mati”. Dilema pun tak bisa Anda hindari. Mau terus atau berhenti?

Janganlah khawatir lagi…

Kami pernah mengalami dan melewati masa-masa ini. Jatuh bangun bekerja keras untuk sukses di digital bisnis.
Belasan tahun berpengalaman di bidang telekomunikasi, IT dan digital bisnis. Sudah belasan blog dan website gonta ganti tak kunjung berhenti. Inipun semua sudah kami alami.

Kami juga berpengalaman sebagai International Acredited WordPress Worldwide. Serta ahli dibidang support dan trouble shooting masalah-masalah wordpress.

Pekerjaan kami juga mensupport pasar wordpress dunia dan menyelesaikan semua permasalahan wordpress, blog dan website mereka.

Kami semakin percaya diri. Dengan terus belajar dan mempraktikkan pengetahuan dan pengalaman dari pembelajar sukses berkelas dunia yang sudah terbukti.

Kami ingin bisa membantu menaikan traffic dan revenue Anda sampai dua kali lipat. Dengan biaya dan waktu yang lebih efisien.

Harapan kami bisa mengurangi frustasi dan menaikan percaya diri setiap perusahaan dan pebisnis digital di Indonesia. Meraih kesuksesan dan impian mereka.

Dengan Digital Bisnis Roadmap (diboze.com) sebagai penunjuk arah jalan yang efektif dan efisien. Langkah kami semakin mudah dan sederhana. Namun sangat powerful karena sudah terbukti.

Dengan 3 peta jalan di bawah ini,langkah demi langkah, dari end to end. Lengkap dan holistic.

Ketiga Roadmap kami ini sudah terbukti:

  1. Branding Roadmap. Langkah-langkah branding yang jelas dan kuat.
  2. Copywriting Roadmap. Komunikasi website, sales pages, artikel yang menghasilkan traffic besar dengan biaya lebih murah dan waktu yang lebih efisien.
  3. Digital Marketing Roadmap. Kemampuan me-monetize dalam skala besar yang otomatis, menjauhkan Anda dari kerumitan dan keribetan.

Jika Anda tidak ingin boros dan gagal dalam digital bisnis. Anda harus memiliki roadmap yang jelas dan terbukti.
Roadmap jalan ini sudah terbukti, jika dilalui maka Anda pun juga akan sampai tujuan dengan lebih cepat dan mudah.”

Dari statistic yang mengubah atau menambahkan Branscript ini dalam websitenya selalu mengalami hal yang positif. Setidaknya awareness dan jumlah visitor mereka akan meningkat.

Inilah saatnya bagi Anda untuk berubah lebih baik. Coba dan terapkan langkah ini dan dapatkan hasil baru yang lebih baik.

Semoga Sukses Selalu.

Salam damai sejahtera untuk Anda dan keluarga.

Ery Prasetyawan.
Diboze.com

https://www.facebook.com/diboze

GRATIS! Ebook 19 Judul Traffic Booster TANPA Iklan!

YA, Bonus ini milik Anda... Beritahu kami kemana mengirimkannya!

Anda luar biasa. Silakan cek INBOX Anda untuk mendownload ebook gratis ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*